Wednesday, September 23, 2015

PERTUMBUHAN BAKTERI

Tahap-tahap pertumbuhan bakteri:
  1. Inisial(fase awal)
  2. Pertumbuhan lambat
  3. Pertumbuhan logaritma
  4. Fase stasioner
  5. Fase mati
Inisial: tahap awal tidak ada penambahan mikroba
Pertumbuhan lambat: ada pertumbuhan sedikit
Pertumbuhan logaritma: pembelahan diri secara cepat
Fase stasioner: saat jumlah mikroba tumbuh sama dengan mikroba mati

Di pertumbuhan lambat dan logaritma terdapat proses metabolisme primer. Metabolisme primer adalah proses memanfaatkan bahan pangan/energi yang ada untuk tumbuh dan berevolusi


PENGAWETAN SUHU TINGGI

Dibagi dua:
  1. Sterilisasi
  2. Pasteurisasi

STERILISASI
Fungsi: membunuh semua mikroba di bahan pangan.
Contoh: sarden, kornet
Sterilisasi dilakukan supaya tahan lebih lama, tidak ada gas lain, tidak merusak nama baik perusahaan, tidak mengubah bentuk kemasan,


PASTEURISASI
Fungsi: membunuh mikroba patogen di bahan pangan.
Dilakukan pada suhu 60-105 derajat

MUTU BAHAN PANGAN

Sifat pada bahan pangan yang dapat dikatakan bermutu baik:
  1. Faktor Dalam
    • Kandungan gizi
    • Daya tahan
    • Rasa
    • Aroma
    • Warna
    • Kemasan
    • Steril/bersih
    • Tekstur
    • Seragam
  2. Faktor Luar
    • Merek/Brand
    • Sertifikasi halal
    • Komposisi(yang tertulis)
    • Peraturan
    • Harga
    • Budaya
Disebut bermutu atau tidak dapat dilihat dari:
  1. Proses
  2. Bahan dasar dan bahan tambahan
  3. Penyimpanannya
  4. Komposisi
Mutu bahan pangan ditetapkan oleh:
  1. Dalam negri : BPOM
  2. Luar negri : ISO dan HCCP

Friday, September 18, 2015

CARA MENGANALISIS KANDUNGAN PADA BAHAN PANGAN

PROTEIN
  • Protein tersusun dari asam amino.
  • Protein akan dibakar oleh tubuh setelah lemak terbakar.
  • Protein dianalisis dengan menggunakan labu kleidahl(cara lama), menggunakan lawrey(cara baru).
  • Untuk protein, yang dianalisis adalah gugus NH(amonium).

KARBOHIDRAT
  • Karbohidrat merupakan sumber energi utama.
  • Rumus umum: Cx(H2O)y
  • Cara menghitung kandungan karbohidrat: Pangan 100% - (kandungan lemak + kandungan protein + kandungan air + kandungan abu).

LEMAK
  • Lemak adalah zat yang dibakar tubuh pertama kali.
  • Cara menganalisisnya(cara kuno): reaksi satonifikasi -> direaksikan dengan basah NaOH. Ada juga cara lain disebut ekstraksi.
  • Contoh 1(ekstraksi): ekstrak lemak dari kelapa dijadikan santan, panaskan hingga airnya keluar semua, sisanya adalah lemak dan dapat ditimbang.
  • Contoh 2(ekstraksi): kacang kedelai diekstrak dengan pelarut heksana.
  • Contoh 3(ekstraksi): minyak jagung diambil dari inti jagung

VITAMIN
  • Terdiri dari grup senyawa organik.

MINERAL
  • Diperiksa dengan cara dibakar terus mengecek kadar abu. Kadar abu = Kadar mineral.

Thursday, September 17, 2015

ANALISIS BAHAN PANGAN

Alasan-alasan mengapa analisis bahan pangan dilakukan:
  1. Diharuskan pemerintah
  2. Mau dicantumkan diabelnya
  3. Memastikan mutu produk sesuai yang konsumen inginkan(Quality Control)
  4. Analisis bahan pangan kalau mau mengembangkan sebuah produk(RnD)
Syarat-syaratnya adalah:
  1. Akurat
  2. Murah
  3. Cepat 
  4. Sederhana
  5. Aman
  6. Bisa dipakai lagi/non destruktif
  7. Sertifikasi halal(MUI)
Pengujian dilakukan secara:
  • Kimiawi
    • Biasa yang diperiksa kandungan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral.
    • Contoh: memeriksa tembakau. Tembakau tersebut dipastikan mutunya, kadar tar berapa persen, kadar nikotin berapa persen, kadar air berapa persen, kadar abu berapa persen.
  • Fisik
    • Diperiksa cair/padat, keras/lembek. mudah patah/tidak, mudah pecah/tidak.
  • Sensori
    • Contoh 1: tembakau dengan dicium
    • Contoh 2: wine dites dengan dijilat. dicium, diminum

Sunday, September 13, 2015

AIR

Air adalah bahan pangan yang paling penting. Air berpengaruh bagi pertumbuhan mikroba, biasanya yang dalam bentuk cair.



Tiga Tipe Air:

  • Padat(es)
  • Gas(uap)
  • Cair
Fase-fase Air:
  • Padat ke Gas: menyublim
  • Padat ke Cair: mencair
  • Cair ke Gas: menguap
  • Cair ke Padat: membeku
  • Gas ke Cair: mengembun
  • Gas ke Padat: mengkristal
Pengukuran Aktivitas Air(Aw)
Aw = p/po
Keterangan: p adalah tekanan benda, po adalah tekanan di bumi

Analisis Kadar Air
  • Terdapat proses pengeringan dan pemanasan
  • Selisih berat bahan basah dan kering sama dengan uap yang kebuang. Uap dibagi dengan berat bahan awal sama dengan kadar air awal


Friday, September 11, 2015

PEMERAHAN SUSU SAPI


TARGET YANG INGIN DICAPAI:
  • Produknya berkualitas
  • Meminimalisisr penularan Mastitis
  • Meminimalisisr stress
  • Susu bersih
  • Puting susu milik sapi kering

LANGKAH YANG DILAKUKAN DALAM MEMERAH SUSU SAPI MENGGUNAKAN ALAT:
  1. Meminimalisir stress dari sapi
    • Stress pada sapi merupakan pengaruh hormon adrenalin dan interferen yang bekerja dengan oksitosin.
  2. Menggunakan sarung tangan
  3. Membersihkan sapi
    • Pencucian sapi dengan air dilakukan apabila benar-benar kotor karena dapat berdampak buruk(air dapat meningkatkan kontaminasi mastitis.
    • Sesudah dicuci harus segera dilap dengan handuk. Handuk dicuci dengan deterjen dan sanitizer dan menggunakan air panas 140 derajat.
  4. Forestrip
    • Fungsi: untuk memastikam apakah sapi terkena mastitis atau tidak.
    • Cara: Memerah sedikit puting susunya agar susunya keluar sedikit. Jangan menggunakan tangan agar mastitis tidak menyebar.
    • Durasi: 10-20 detik.
  5. Pre-dip
    • Fungsi: mencegah kontaminasi mastitis.
    • Durasi: 30 detik.
  6. Keringkan
    • Jangan menggunakan handuk yang sama ke sapi lain.
    • Lubang putingnya harus kering, kalau tidak akan mengkontaminasi mesin.
  7. Pasangkan alat pemeras susu 
    • Durasi: 1-1,5 menit
  8. Lepaskan alat pemeras susu
    • Dapat dilakukan secara manual/automatis.
  9. Post-dip
    • Harus segera dilakukan setelah mesin dilepas
    • Fungsi: untuk mencegah organisme lain mengkontaminasi

Pemerasan susu sapi harus dilakukan pada waktu yang sama setiap hari. 

Mastitis adalah penyakit(infeksi) pada puting susu sapi yang dapat menular dengan perantara manusia